loading...

Perawatan Kesehatan dan Kecantikan Kulit Wajah

Wajah adalah hal pertama yang diperhatikan orang ketika bertemu kita, termasuk juga penampilan kulit wajah. Kulit yang halus dan mulus tanpa jerawat tentu membuat orang lain betah berlama-lama menatap wajah kita.

Kulit kita secara umum terdiri atas lapisan epidermis dan dermis. Epidermis merupakan lapisan terluar  yang berfungsi sebagai lapisan proteksi dan terdiri atas beberapa lapisan kulit yang terus mengalami pergantian. Sedangkan dermis adalah lapisan di bawahnya yang memberi nutrisi pada epidermis dimana terdapat antara lain pembuluh darah, ujung syaraf, folikel rambut, kelenjar minyak serta kolagen dan elastin sebagai komponen utama. Di bawahnya terdapat jaringan lemak subkutan yang melekatkan kulit ke otot atau tulang dan terdiri atas jaringan penyambung dan elastin.

Dibanding kulit tubuh bagian lain, kulit wajah bertekstur lebih lembut dengan lapisan otot yang lebih tipis di bawahnya, sehingga perawatannya pun lebih khusus. Secara umum, kulit terbagi atas beberapa  jenis, seperti bisa dilihat di bawah ini.

 

Jenis Kulit Cirri-ciri Perawatan
Normal Bertekstur halus

 

Pori cenderung rapat

 

Lembap dan kenyal

Jenis kulit ini perawatan paling mudah

 

Bersihkan wajah pada pagi dan malam hari

 

Bubuhkan pelembap paling tidak di malam hari

Berminyak Berpori besar

 

Mudah berjerawat

 

Mengkilap

Gunakan pembersih khusus untuk kulit berminyak

Bersihkan wajah setiap kali berminyak

 

Gunakan pelembap berbahan dasar air hanya bila terasa kering

Kering Bertekstur halus

 

Pori cenderung rapat

 

Terasa kencang

Cuci muka dua kali sehari

Gunakan pembersih berbentuk krim

 

Gunakan selalu pelembap setiap habis cuci muka

Kombinasi Daerah hidung dan jidat lebih mengkilap dan berminyak Cuci muka pagi dan malam dengan sabun cair atau pembersih berbentuk krim

 

Gunakan pelembap di bagian wajah yang kering (selain zona T)

Sensitif Cenderung kering

 

Mudah mengalami iritasi dan kemerahan

Gunakan produk pembersih dan pelembap khusus untuk kulit sensitif yang lembut dan bebas wewangian

 

Masing-masing jenis kulit memang memerlukan perawatan yang berbeda-beda sesuai kebutuhannya. Ada jenis kulit yang mudah dirawat, tetapi ada juga yang memerlukan perawatan lebih intensif dibanding jenis lainnya karena bermasalah. Problem-problem kulit wajah yang sering dikeluhkan antara lain adalah :

  • Flek hitam. Flek hitam pada kulit merupakan pigmentasi kulit berlebih juga bisa terjadi di bagian tubuh lain. Flek hitam sebagian disebabkan karena paparan pada sinar matahari pada wajah. Ada juga yang disebabkan oleh perubahan hormon atau akibat penggunaan kosmetik mengandung merkuri. Flek pada wajah bisa dikurangi dengan penggunaan krim atau obat mengandung bahan antipigmentasi topikal seperti hidrokuinon dan niasinamida atau dengan teknik mikrodermabrasi untuk mengelupas kulit mati.
  • Pori-pori kulit yang besar. Sebagian orang memiliki kulit wajah dengan pori yang besar, terutama pada jenis kulit berminyak. Cucilah wajah dengan air dingin dan sesekali gosok kulit dengan es batu untuk membantu mengecilkan pori.
  • Kerut dan garis-garis halus. Kerut dan garis-garis halus merupakan masalah kulit wajah yang umum terjadi akibat proses penuaan. Tetapi, proses ini dapat menjadi lebih cepat akibat terapan sinar matahari, merokok, dan pola makan yang kurang sehat. Hindari terapan sinar matahari dan faktor pemicu lainnya untuk mencegah kerut wajah terlalu dini.
  • Keratosis seboroik. Ini merupakan gangguan yang sering ditemukan ditemukan pada kulit wajah. Bentuknya seperti benjolan kecil atau berkelompok berwarna coklat atau hitam dengan ukuran bervariasi yang merupakan tumor jinak pada lapisan kulit paling luar. Penyebab yang pasti dari masalah ini tidak diketahui, tetapi kemungkinan berhubungan dengan keturunan, paparan sinar matahari, serta penuaan. Untuk menghilangkannya perlu dilakukan tindakan kuretase (dengan pisau bedah), elektrokauter (bedah listrik), atau dengan terapi laser.

baca juga : obat herbal penambah libido wanita

Jerawat oh jerawat..

Nah, ini masalah kulit wajah yang paling umum, karena hampir semua orang pernah mengalaminya, yaitu jerawat. Jerawat tidak hanya dialami oleh remaja pada masa pubertas, tetapi bisa juga terjadi pada usia jauh setelah masa pubertas lewat karena hormon, kelenjar minyak, dan kelenjar keringat pada kulit tetap bekerja. Mengganggu sekali ya?!

Kenapa bisa timbul jerawat ? Jerawat di kulit muncul akibat minyak atau sebum di kulit wajah terjebak di saluran kecil dan bercampur dengan partikel keratin dan bakteri propionibacterium acnes dalam saluran tersebut sehingga timbul sumbatan yang meradang. Akibatnya timbullah benjolan merah yang mempunyai ‘isi‘ berwarna putih dan mengganggu penampilan. Selain jerawat kita juga mengenal komedo yaitu berupa penyumbatan pori oleh lemak dan kotoran yang mengeras. Bila meradang komedo bisa berkembang menjadi jerawat.

Umumnya, jerawat dialami individu berjenis kulit berminyak. Hal ini bisa disebabkan oleh gangguan pada hormon androgen sehingga kelenjar minyak meghasilkan minyak berlebih. Jerawat juga bisa timbul karena faktor keturunan atau karena stres yang memicu kelenjar adrenal untuk menghasilkan hormon yang memicu produksi minyak di wajah lebih banyak. Meski timbulnya jerawat tidak bisa dikontrol, ada beberapa langkah untuk menguranginya :

  • Cuci muka minimal dua kali sehari dengan sabun anti jerawat berbahan sulfur atau asam salisilat. Gunakan obat pengering jerawat mengandung benzoyl peroxide atau asam silasilat sehabis mencuci muka untuk membantu pengelupasan kulit mati dan mengurangi peradangan. Hindari juga menggosok kulit dengan butiran scrub karena dapat melukai kulit.
  • Jangan memegang dan memencet jerawat. Memaksa jerawat atau komedo keluar bisa mendorong isi jerawat masuk lebih dalam dan merobek dinding folikel. Akibatnya justru bisa timbul jerawat baru dan menyebabkan kulit bekas jerawat menghitam serta tidak rata.
  • Gunakan pelembap bebas minyak hanya ketika kulit terasa kering. Kalau kulitmu cukup berminyak hingga jerawat maka kemungkinan pelembap tiddak dibutuhkan. Bila digunakan sehari-hari, kebanyakan pelembap bisa memicu timbulnya jerawat.
  • Jauhi rambut dari wajah, karena rambut mengandung minyak dan bisa menambah atau memperparah jerawat bila bersentuhan. Selain itu, cuci rambutmu secara teratur.
  • Hindari menggunakan make-up, karena make-up bisa menutup pori-pori dan menyebabkan jerawat semakin parah dan bertambah banyak. Bila harus berdandan, gunakan make-up berbahan dasar air dan segera dibersihkan setelahnya. Untuk penggunaan sehari-hari gunakan bedak tabur yang lembut dan hindari bedak yang padat.
  • Kurangi makanan yang berlemak yang bisa menambah produksi minyak di wajah. Sebaliknya, perbanyak makan buah dan sayuran serta minum air putih.
  • Stres dapat menyebabkan produksi hormon berlebihan. Kurangi stres dengan metode relaksasi atau “curhat” dengan sahabat. Selain itu, istirahat yang cukup.

Ancaman bagi kulit : sinar matahari!

Ternyata sinar matahari juga bisa berbahaya bagi kulit, lho. Terutama pancaran sinar yang berlangsung sejak pukul 9 pagi hingga 3 sore, karena mengandung sinar UV yang berbahaya bagi kulit. Pada dasarnya, kulit manusia dilengkapi dengan pigmen melanin (dihasilkan melanosit) yang berfungsi menangkal dampak sinar UV yang dipancarkan matahari. Ketika sinar mengenai kulit maka melanosit bekerja mencegah sinar untuk masuk ke lapisan kulit lebih dalam dengan menambah warna kulit menjadi semakin gelap.

Berlegalah kamu yang berkulit gelap, karena berbagai penelitian membuktikan bahwa semakin gelap kulit (semakin banyak pigmen), maka semakin kecil risiko terkena kanker kulit. Kanker kulit yang ditandai dengan benjolan ganas ataupun adanya perubahan warna pada bagian kulit tertentu, sebagian besar diakibatkan oleh paparan sinar matahari berlebihan. Duh serem juga ya….

Sering beraktivitas di bawah sinar matahari tanpa pelindung kulit tidak hanya meningkatkan risiko kanker, tetapi kulit juga mengalami penuaan, cepat berkerut dan timbul bercak flek hitam, kulit menebal atau menipis sampai muncul benjolan-benjolan jinak maupun ganas. Karena itu, kita perlu melindungi diri kita dari terpaan sinar matahari pada waktu-waktu di atas jam 9 pagi hingga jam 3 sore. Caranya antara lain dengan :

  • Menggunakan pelindung kulit dari sinar matahari yang dikenal dengan tabir surya. Gunakan tabir surya selalu sebelum keluar rumah minimal dengan SPF 15.
  • Bila berenang di ruang terbuka gunakan tabir surya jenis kedap air dengan SPF lebih tinggi.
  • Gunakan pelindung berupa topi untuk melindungi telinga, leher dan juga wajah serta kacamata hitam agar tidak sering mengernyitkan mata yang bisa memicu kerutan.
  • Lakukan olahraga atau aktivitas di luar rumah seperti jogging dan bersepeda sebelum pukul 9 pagi atau setelah pukul 4 sore, dan tetap gunakan tabir surya.

Untuk kulit wajah yang lebih sehat dan halus, selain pembersihan dan perawatan dengan pelembap wajah, usahakan untuk banyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang baik bagi kulit serta perbanyak pula minum air putih agar kulit tetap lembap. Selain itu, lakukan perawatan facial minimal sebulan sekali untuk mengangkat kotoran yang tidak hilang hanya dengan sabun, serta membersihkan komedo yang tersumbat. Pijatan-pijatan yang diberikan saat facial juga dapat membantu memperlancar sirkulasi darah dan membuat kulit wajah terasa lebih segar.

Banyak bahan-bahan alami yang bermanfaat untuk kulit wajah, salah satunya adalah madu yang sejak dulu dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena kandungan istimewanya yaitu fruktosa, glukosa, protein, vitamin, dan mineral. Gunakan madu asli sebagai masker untuk melembutkan dan mengencangkan serta memberi gizi pada kulit. Oleskan madu di wajah yang telah dibersihkan, diamkan sekitar 15 menit dan bilas dengan air hangat.

baca juga : tips ingin cepat hamil.

(7)

Related Post

This entry was posted in tips kecantikan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.