loading...

Apa Itu Dropshipper?

Terdapat sebuah hadis dari Hakim bin Hizam, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
”Janganlah kamu menjual barang yang bukan milikmu.”
(H.R. Abu Daud dan Nasa’i; dinilai sahih oleh Al-Albani)

dropship herbal

Hadits di atas secara tegas melarang kita menjual barang yang tidak kita miliki. Imam Al-Baghawi mengatakan, “Larangan dalam hadis ini adalah larangan menjual barang yang tidak dimiliki penjual.” (Syarh Sunnah, 8:140)

Dari keterangan yang diuraikan Penulis tentang dropshipping, bisa ditegaskan bahwa dropshipping termasuk sistem jual beli yang tercakup dalam larangan hadis di atas, karena dropshipper sama sekali tidak memiliki barang yang ada di supplier. Namun, dalam kondisi yang sama, dia menjual barang milik supplier. Ini artinya, dropshipper menjual barang yang bukan miliknya.
Sebagai alternatif lain, jual beli model dropshipping ini bisa dimodifikasi, sehingga diperbolehkan secara syariat.
Alternatif pertama, harga barang tidak ditetapkan sendiri, tetapi ditetapkan oleh supplier (pemilik barang). Dropshipper hanya menjalankan marketing, dan dia mendapat fee (upah) dari setiap barang yang terjual. Transaksi semacam ini, dalam fikih muamalah, disebut transaksi “ju’alah” (jual jasa). Dropshipper menjual jasa pemasaran, dan dia mendapat upah dari jasa pemasarannya.
Alternatif kedua, dropshipper menentukan harga barang sendiri, namun setelah mendapat pesanan barang, dropshipper langsung membeli barang dari supplier. Kemudian, baru dikirim ke pembeli. Namun, dalam transaksi ini, ada satu catatan penting, bahwa pembeli yang sudah membeli barang dari dropshipper diberi hak penuh untuk membatalkan akad sebelum barang dikirim. Transaksi semacam ini disebut “bai’ al-murabahah lil amir bisy-syira'”.
Alternatif ketiga, pembeli mengirimkan uang tunai kepada dropshipper seharga barang yang hendak dia beli, kemudian dropshipper mencarikan barang pesanan pembeli. Kemudian dropshipper membeli barang, dan selanjutnya barang dikirim ke pembeli oleh dropshipper. Dan semua risiko selama pengiriman barang ditanggung oleh dropshipper. Intinya di sini, dropshipper sudah membeli barang tersebut dari supplier. Sistem semacam ini disebut “bai’ salam” (jual beli salam).
Sumber:
http://pengusahamuslim.com/dropshipping-usaha-tanpa-modal-dan-alternatif-transaksinya-yang-sesuai-syariat

Untuk membaca akad dropshipper di Indo Islamic Store, silakan baca akadnya dalam format PDF.

(3043)

Related Post

This entry was posted in Informasi dari Admin, Marketing Tips and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Apa Itu Dropshipper?

  1. Bag Kinantan says:

    assalamualaikum

    perkenalkan nama saya Bag Kinantan, saat ini saya tinggal di medan, saya tertarik dengan sistem dropshipping, kebetulan saya sedang mencoba mengembangkan bisnis online

    salah satu alamat blog saya http://boemikoo.blogspot.com

    kira-kira apa saja persyaratannya, dan sistem kerjanya terima kasih…

    assalamualaikum

  2. admin says:

    Waalaikumsalam. Sudah ana kirim via email ya, akh.

    Barakallahu fik.

  3. aty herawaty says:

    assalamualaikum
    sy tertarik menjadi dropshipper tp sy tdk tahu caranya…
    gimana dong.. ???

    wassalam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *